C# Programming

Kali ini saya akan memberi sedikit pengetahuan saya tentang bahasa C#. Bahasa C# termasuk Object Oriented Programming (OOP) atau dikenal juga dengan Pemrograman Berbasis Objek (PBO). C# adalah bahasa OOP yang didukung oleh Microsoft .NET Framework. Yaitu adalah perantara antara aplikasi dan bahasa pemrograman dapat berkomunikasi dengan sistem operasi. Untuk lebih jelasnya tentang .NET Framework dapat dibuka disini (https://id.wikipedia.org/wiki/.NET_Framework).
            Sebelumnya juga saya menulis bahwa C# termasuk OOP. Lalu apa itu Object Oriented Programming/OOP? Object Oriented Programming adalah sebuah cara membangun aplikasi/sistem dengan menggunakan beberapa objek yang akan saling memiliki satu/lebih atribut dan satu/lebih macam aksi yang dapat dilakukannya. Salah satu contoh objek yang dimaksud adalah misalnya ada seekor kucing bernama Niece. Niece memiliki atribut berkaki 4, berwarna kuning-coklat, bernama Niece, berumur 3 tahun, dll. Niece juga memiliki berbagai macam aksi yang dapat ia lakukan yaitu, berjalan, mengigit, makan, dll.
                Contoh lainnya misalnya ada sebuah character game berprofesi sebagai tentara. Seorang tentara memiliki atribut memiliki nilai health, memiliki nilai speedLari, dan memiliki nilai kekuatan. Serta juga memiliki beberapa aksi seperti berlari, menembak, terjatuh, dan mati.
                Dan satu contoh lagi J yaitu misalnya sebuah sekolah memiliki beberapa objek agar bisa berjalan dengan baik. Oleh karena itu sekolah memiliki objek kepala sekolah, guru, siswa, properti sekolah, dll. Kalau contoh dalam sebuah program/game, sebuah game membutuhkan beberapa objek juga agar dapat berjalan. Misalnya ada objek character pemain, AI/pemain komputer, benda-benda dalam game, dll. Untuk lebih jelasnya tentang OOP dapat dibuka disini (https://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek)
Teks Editor C#/IDE

                Intergrated Development Environment (IDE) adalah sebuah software yang berfungsi sebagai code editor dan juga compiler untuk menjalankan aplikasi. Itu dia pengertian singkatnya J. Istilahnya mau pakai kertas, karton, atau papan buat bikin kaligrafi.
IDE yang gunakan untuk C# bisa  Microsoft Visual C# (https://www.visualstudio.com/en-us/downloads/download-visual-studio-vs.aspx), Mono Develop/Xamarin Studio (http://www.monodevelop.com/download/), dll. Dengan artikel ini kita hanya akan membuat aplikasi konsol (apakah itu? Nanti dijelaskan), jadi kita bisa menggunakan Visual C# atau Xamarin Studio. Tapi jika ingin membuat aplikasi Windows Form, gunakan saja Visual C#. Jika tertarik membuat aplikasi Android/IOS boleh menggunakan Xamarin Studio.
Setelah download, lalu install. Pasti kita sudah bisa menginstall aplikasi, ‘kan? Istilahnya hanya “Agree – Next – Nex – Finish” dan selesai J. Lalu saatnya membuat program, “it’s ngoding time!”
Aplikasi Konsol & Aplikasi Windows Form

                Aplikasi konsol adalah aplikasi yang tampilannya tidak memiliki GUI dan hanya berpenampilan seperti CMD pada windows atau terminal pada UNIX. Sedangkan aplikasi Windows Form adalah aplikasi yang memiliki Graphical User Interface (GUI) atau memiliki tampilan grafis. Contohnya seperti aplikasi yang ada pada umumnya.
Menulis Kode

                Pada saat pertama kali membuka IDE, yang harus kita lakukan adalah membuat file baru. Sama seperti software lainnya. Baik Ms. Word, Photoshop, CorelDRAW, atau apapun yang pertama kali haruslah membuat new file.
                Ketika kita menggunakan Visual C# ataupun Mono Develop, Kita harus membuat project baru. Pastikan kita memilik Console Application. Jangan pilih Windows Form atau yang lain. Karena kita akan membuat aplikasi konsol dulu.

                Pada saan file berhasil dibuat, pasti kita akan bertemu dengan tampilan seperti ini pada code editornya:

    
        Kita harus menulis kode kita mulai dari public static void Main ()

Sintaks Dasar C#

                Sintaks adalah cara penulisan suatu program. Istilahnya adalah Kaidah Khat dalam kaligrafi J.
          Fungsi Console.Write ();

          Console.Write () digunakan untuk menampilkan informasi ke jendela konsol. Ada pulaConsole.WriteLine yang berfungsi menampilkan informasi juga, tapi aka membuat baris baru pada akhir output.
         Berikut adalah contoh penggunaan dari fungsi Console.Write ():

Console.Write (“Halo, ini adalah contoh output program . . .”);

       Akan menghasilkan tampilan:

Halo, ini adalah contoh output program . . .


  Ada pula cara untuk menuliskan/mewakilkan variabel sebagai berikut. Variabel yang terdapat di C# sama dengan kebanyakan bahasa program. Seperti int untuk menyimpan nilai angka bulat/integer. Lalu float untuk menyimpan angka desimal/berkoma. Ada lagi string untuk menyimpan kumpulan huruf/kata. Dan masih banyak lagi tipe data variabel lainnya. Lalu cara untuk menampilkannya yaitu:


Kemudian run dengan menekan tombol F5 pada Visual C# atau Ctrl + F5 pada Mono Develop.

Fungsi Console.ReadLine ();

   Console.ReadLine() berfungsi untuk meminta masukan/input dari user. Contoh penggunaannya sebagai berikut:


Kemudian coba run dan lihat hasilnya...


 Namun segala input dari Console.ReadLine() ini bertipe string. Untuk mengubahnya ke bentuk tipe data lain, kita dapat menggunakan perintah TryParse(). Sintaks TryParse adalah seperti berikut:
Tipedatatujuan.TryParse (variabel yang akan diubah, out variabel bertipe data tujuan);
Contohnya kita akan membuat program penghitung luas persegi. Ketikan kode berikut:


Setelah di jalankan kita akan mendapatkan tampilan seperti ini dan meminta kita untuk menulis input. Pastikan kita memasukan angka. Karena kita butuh angka untuk dihitung J.


   Selamat! Kita telah membuat kalkulator sederhana kita...

           PERINTAH IF()

        Perintah if() digunakan untuk memberikan satu syarat kepada sekumpulan perintah. Jadi, jika syarat yang ditentukan terpenuhi maka lakukan perintah yang telah ditentukan. Tetapi jika syarat tidak terpenuhi, bisa ditambahkan else untuk masuk ke perintah lain. Penambahan else ini tidak harus (berisfat optional)
         Berikut ini adalah sintaks dasar if():     
         

 Untuk else if () atau else bersifat optional, jika dibutuhkan saja.
 Contoh program:


Keterangan:
Baris 10: ini disebut label. Digunakan sebagai patokan dari beberapa baris kode. Berfungsi untuk membaca baris program yang ada setelah label dengan perintah goto (lihat baris 18)
Baris 11: mendeklarasikan variabel input bertipe string (kata/kumpulan huruf) yang isinya berupa input dari user menggunakan fungsi Console.ReadLine ().
Baris 12: perintah if untuk menentukan apakah suatu nilai benar. String.Compare() digunakan untuk membandingkan isi sebuah string dengan string lain. Jika perintah if ini benar, maka akan memberi output “password diterima”
Baris 14: jika syarat di perintah satu salah/bernilai false, dan apabila syarat di else if() ini terpenuhi, maka akan menghasilkan output “anda belum memasukan password”
Baris 16: perintah yang ada di dalam else ini akan dijalankan apabila syarat dari if() dan else if() tidak terpenuhi. Yaitu akan memberikan output “password salah, masukan password lain”
Baris 18: berfungsi untuk kembali ke label i. Bertujuan agar program terus menerus berjalan. Tidak akan mati kecuali dengan mengklik tombol close J
      Jika kita menulis programnya dengan benar, pasti kita akan mendapatkan tampilan seperti ini:


Dalam perintah if ini kita memerlukan opetor relasional dan operator logika. Yang berfungsi sebagai pembandingnya. Berikut adalah daftar opetor relasional dan operator logika:
Operator Relasional:
                ==   artinya sama dengan
                !=   artinya tidak sama dengan
                >   artinya lebih besar
                >=   artinya lebih besar atau sama dengan
                <   artinya lebih kecil
                <=   artinya lebih kecil sama dengan
Operator Logika:
                !   artinya “Not” menghasilkan kebalikan dari nilai yang dihasilkan
                &&   artinya “And” menghasilkan nilai TRUE juka pernyataan bernilai TRUE
                ||   artinya “Or” menghasilkan nilai TRUE jika salah satu pernyataan bernilai TRUE

                Bagaimana? Bingung kah dengan operator logika? Dengan penjelasan seperti itu saya pun tidak mengerti. Yang penting harus dengan praktik agar tahu maksudnya J. Karena saya pun mengerti juga bukan karena membaca, tapi juga dipraktikan.
Perintah Perulangan
     Perintah perulangan/loop statement adalah perintah untuk mengulang satu atau lebih statement sebanyak beberapa kali. Loop statement digunakan agar kita tidak perlu menuliskan satu atau sekumpulan statement (perintah) berulang-ulang. Dalam bahasa C# setidaknya ada 3 macam perintah perulangan yang umum digunakan, yaitu:
1.       Perintah for()
2.       Perintah while()
3.       Perintah do while()
Namun yang akan kita bahas kali ini hanya perintah for saja. Sintaks dasar perintah for adalah:


 Berikut adalah contoh programnya. Contoh program ini berfungsi saat kita sedang dihukum guru untuk menulis "Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi" sebanyak satu papan tulis(haha bercandaJ). Beginilah potongan programnya:


Simpel. Tidak rumit. Namun hasilnya:


   Namun hasilnya sebuah perulangan sebanyak 150 kali (lihat syarat perulangan).

         Itu tadi semuanya adalah dasar-dasar untuk menguasai bahasa C#. Yang terpenting adalah bereksperimen dengan apa-apa yang telah diberikan disini. Ingat bahwa “satu project butuh banyak eksperimen, namun satu eksperimen berguna untuk banyak project”
         Sekian dari saya. Apabila pembaca menemukan kesalahan atau sesuatu yang kurang dipahami, silahkan letakan di kolom komentar J. Terimakasih.









Komentar

Posting Komentar